Tips Mudah Pembuahan Pada Tanaman Buah Durian Montong

Tips Mudah Pembuahan Pada Tanaman Buah Durian Montong

Pembuahan Durian Montong – Durian yang cepat berbuah biasanya adalah durian yang berasal dari durian unggul cepat berbuah. Salah satu jenis tanaman durian memiliki sifat genjah dan banyak dibudidayakan adalah durian montong. Tanaman durian montong ini memang secara khusus dikembangkan agar cepat berbuah. Selain itu, karena keunggulannya Durian Montong telah mendapatkan julukan Rajanya Durian. Hal ini tidak terlepas dari keunggula si raja buah ini yakni ukuran buahnya yang super jumbo. Selian itu, buah durian montong ini juga terkenal dengan daging buahnya yang tebal dan citarasany yang manis legit.

Agar tanaman durian montong memiliki sifat yang genjah, selain berasal dari bibit unggul, pemberian nutrisi yang sesuai juga dapat mempercepat munculnya buah pada tanaman durian. Namun demikian, usia dan kondisi tanaman tetap harus diperhatikan, karena tanaman durian yang dipaksa untuk berbuah biasanya tidak akan berumur lama. Setelah berbuah tanaman akan merana bahkan bisa mati.

Pohon Durian Montong

Nah, Tanaman bah durian montong yang siap dibuahkan adalah tanaman yang benar-benar sehat. Adapun ciri-cirinya adalah memiliki batang dan percabangan yang kuat serta seimbang antara tajuk dengan daun tanaman. Apabila tanaman durian anda memiliki ciri-ciri tersebut dan sudah berumur 3 tahun ke atas setelah pemindahan bibit, maka berarti sudah siap untuk dibuahkan.

Pemberian Pupuk Untuk Merangsang Pembuahan

Tanaman Buah durian montong yang siap dibuahkan dapat dipercepat rangsangannya dengan pemupukan. Nutrisi yang dibutuhkan untuk membantu pembuahan ini adalah pupuk yang memiliki kandungan unsur P lebih banyak dibandingkan unsur N nya.

Pupuk yang digunakan bisa berupa pupuk cair yang diberikan kepada tanaman lewat penyemprotan pada daun atau disiramkan ke bagian akar tanaman. Pupuk cair ini bisa pupuk majemuk yang dominan unsur P nya atau pupuk tunggal yang memang hanya mengandung unsur P saja.

Jenis pupuk yang bisa digunakan antara lain pupuk NPK dengan kadar P dan K yang tinggi atau pupuk daun seperti Growmore, Gandasil B, Compesal, Multimicro, dan Vitabloom.

Waktu yang paling bagus untuk memberikan pupuk pada tanaman durian adalah pagi hari antara pukul 07.00 – 09.00 atau sore hari pada pukul 04.00 – 05.00.

Untuk dapat mempercepat proses penyerapan pupuk, untuk pupuk NPK hendaknya di cairkan dulu menggunakan air. Baru kemudian di siramkan ke akar tanaman. Jika akan diberi pupuk NPK ini, biarkan selama seminggu tanaman tidak disiram. Tujuannya adalah agar cairan pupuk cepat terserap akar tanaman. Dan setelah pemupukan terus sirami media tumbuh tanaman hingga lembab selama 2 minggu.

Pemberian Zat Pengatur Tumbuh Tanaman (ZPT) atau Hormon

ZPT dapat merangsang pembuahan pada tanaman durian montong yang telah siap untuk dibuahkan. Pemberian ZPT ke tanaman durian montong sebaiknya dilakukan setelah tanaman mengalami masa kering (kemarau) selama 2 atau 3 bulan.

Jenis ZPT yang dapat digunakan untuk merangsang pembuahan pada durian montong adalah Nutrileng, Goldstar, Paklobutrazol. Adapun Dosis yang digunakan adalah 1 ppm atau 1 ml paklobutrazol di larutkan dalam 1 liter air. Penyemprotan ZPT dilakukan pada daun, ranting, dan cabang tanaman sebanyak 1-2 kali. Semprotnya secara merata ke bagian tanaman tersebut.

Cara kerja ZPT adalah menghambat keluarnya daun tanaman sehingga energi untuk pertumbuhan vegetatif bisa diarahkan untuk pertumbuhan generatif. Pertumbuhan vegetatif adalah fase pertumbuhan daun dan batang. Sedangkan fase pertumbuhan generatif adalah fase munculnya bunga dan pembuahan.

Pada saat tanaman diberi perlakuan ZPT ini akan muncul bunga yang tangkainya panjang dan lemah. Untuk itulah unsur P dari pupuk digunakan. Karena unsur P bagi tanaman memiliki fungsi mencegah kerontokan bunga dan buah.

Durian Montong

Penyerbukan

Tidak semua bunga yang mekar akan berubah menjadi buah durian montong. Hal ini disebabkan karena bunga durian montong mekar pada sore sampai malam hari, dan pada waktu tersebut serangga penyerbuk tidak banyak. Sehingga perlu dilakukan penyerbukan buatan, dengan cara menyapukan kuas halus pada bunga mekar saat malam hari. Dan dianjurkan agar dalam satu areal penanaman tidak hanya ditanam dengan satu jenis varietas tertentu, tetapi dicampur dengan varietas yang lain.

Demikianlah informasi tentang teknik mudah pembuahan durian montong. Semoga artikel tersebut dapat bermanfaat untuk kita semua. Terima kasih.

Menanam Bibit Durian Montong dapat menjadi salah satu alternatif pilihan jenis usaha jangka panjang yang cukup menjanjikan. Kami menyediakan Bibit Durian Montong Unggulan untuk kebutuhan perkebunan maupun perorangan. Kami Jual Bibit Durian Montong dalam skala kecil ataupun partai besar.


kata terkait,
Durian montong, pembuahan durian montong, cara pembuahan durian montong, bibit durian montong, tanaman durian montong, penyerbukan durian montong, pemupukan durian montong, ZPT durian montong,

Cara Mudah Pemupukan Pada Tanaman Durian Musangking Agar Tumbuh Subur Dan Cepat Berbuah

Cara Mudah Pemupukan Pada Tanaman Durian Musangking Agar Tumbuh Subur Dan Cepat Berbuah

Pemupukan Durian Musangking –  Durian menjadi salah satu buah yang sangat populer karena mempunyai rasa unik dan aroma yang khas. Oleh karena itu, budidaya durian menjadi peluang usaha yang menguntungkan. Dalam budidaya, pemupukan durian memiliki peran penting supaya tanaman bisa tumbuh subur dan cepat menghasilkan buah. Tahap pemupukan menjadi hal yang sangat penting dalam budidaya tanaman durian. Hal ini dikarenakan untuk mendapatkan tanaman durian yang tumbuh subur dengan produktifitas yang tinggi tentunya sangat membutuhkan nutrisi yang cukup.

Dalam proses pemupukan pada tanaman durian, terdapat beberapa jenis pupuk yang bisa kita digunakan diantaranya Jenis pupuk yang digunakan dalam pemberian pupuk tanaman durian adalah pupuk kandang, pupuk kompos, Bokhasi atau pupuk hijau dan juga pupuk NPK.

pemupukan tanaman durian

Berikut ini adalah cara dan dosis pemupukan pada tanaman buah durian musangking adalah sebagai berikut :

1. Pemupukan Dasar
Pemupukan dasar dapat merangsang pertumbuhan pohon durian musangking dalam fasa vegetatif pada awal-awal pohon baru ditanam, pupuk yang digunakan untuk pemupukan pertama pohon durian musnagking bisa dengan mengunakan pupuk kandang, pupuk kompos, Bokhasi atau pupuk hijau dengan dosis pupuk sekitar 30-40 kg.

Cara pemupukan awal adalah sebelum menanam bibit pohon durian musangking terlebih dahulu kita menggali tanah dengan kedalaman sekitar kurang lebih 50 cm, kemudian masukan pupuk organik kedalam lubang tersebut setelah itu, tanamkan bibit pohon durian dilubang yang telah dimasukan pupuk organik tadi, setelah itu tutup dengan tanah.

2. Pemberian Pupuk NPK
Selain emberian pupuk organik, pupuk kimia pun perlu diberikan yakni untuk mempercepat rangsangan dari tanaman, salah satu pupuk yang direkomendasikan adalah pupuk NPK baik itu NPK biasa maupun NPK Mutiara, pemupukan NPK ini dilakukan pada tanaman setiap 3-4 bulan sekali.

Cara pemupukan NPK untuk pohon durian musangking yang baru ditanam adalah dengan terlebih dahulu menggali tanah berbentuk parit yang mengelilingi pohon durian musangking dengan kedalaman 20-30 cm di areal tajuk pohon atau di areal daun paling jauh, bisa dilihat pada gambar dibawah ini.

Pemberian pupuk NPK Mutiara sebanyak sebanyak 200 gram perpohon dengan cara disebar dengan merata disetiap parit yang tadi dibuat, setelah itu timbun kembali pupuk NPK tersebut dan ulangi secara berkala setiap 3-4 bulan sekali.

3. Pemberian Pupuk Organik kembali
Pupuk organik kembali diberikan setelah usia pohon durian musangking mencapai satu tahun dengan dosis pemberian pupuk organik sebanyak 50-100 kg perpohon, pemberian diulangi setiap 1 tahun sekali dengan tujuan menjaga kesuburan tanah diareal pohon durian tersebut. waktu pemberian pupuk organik lebih baik diwaktu awal musim kemarau atau pada waktu hujan terakhir pada musim penghujan. Cara pemupukan sama halnya dengan pemberian pupuk NPK, membuat parit dan ditimbun kembali.

4. Tambahan Pemberian Takaran Pupuk
Pada usia pohon durian musangking sudah mencapai umur 3 tahun, pemupukan perlu ditambahkan terutama pemberian pupuk NPK, pemberian pupuk NPK ditambah sebanyak 25 sampai 30% dari pemberian pupuk sebelumnya, karena kebutuhan pohon durian musangking akan unsur hara semakin meningkat.

Demikian informasi tentang tentang cara pemupukan pada tanaman durian agar tumbuh subur dan cepat berbuah, semoga artikel ini berguna dan bermanfaat untuk kita semua. terima kasih.


kata terkait,
tanaman durian musangking, tips pemupukan durian musangking, cara pemberian pupuk durian musangking, dosis pemberian pupuk durian musangking, panduan pemberian pupuk durian musangking, pemupukan durian musangking, cara pemupukan durian musangking, tahap pemupukan durian musangking,

Cara Mudah Dalam Pengendalian Serangan Hama & Penyakit Pada Tanaman Durian Montong

Cara Mudah Dalam Pengendalian Serangan Hama & Penyakit Pada Tanaman Durian Montong

Hama dan Penyakit Durian Montong – Penanggulangan hama dan penyakit merupakan hal yang sangat penting dalam usaha tani tanaman durian montong. Oleh karena serangan hama dan penyakit dapat menurunkan produksi dan kualitas buah, bahkan dapat mematikan tanaman durian. Penanggulangan hama dan penyakit dapat dilakukan seperti mencegah masuknya hama dan penyakit ke lokasi kebun dengan karantina bibit, memusnahkan tanaman, sampai melakukan sanitasi kebun dengan baik. Menanam tanaman pelindung juga dilakukan untuk mengalihkan serangan hama dan penyakit pada durian.

hama penyakit durian bawor

Lalu apa saja sich hama dana penyakit yang sering menyerang tanaman buah durian montong. dan bagaimana cara pengendaliannya. berikut penjelasannya.

Berikut ini beberapa hama dan penyakit yang sering menyerang tanaman durian montong dan cara pengendaliannya:

A. Hama Tanaman Durian

1. Penggerek Batang (Batocera sp. , Xyleutes sp.)
Adapun hama yang sering menyerang tanaman durian adalah hama penggerek batang, Batocera Naminator, Xylentus Lenconotus, Lamzera Coffeae. Hama ini menyerang dengan membuat lubang pada batang, dahan dan ranting. Ciri-ciri serangan penggerek tersebut ditandai dengan adanya lubang yang disertai kotoran dan cairan berwana merah dari bekas kayu yang diserang penggerek, akibat serangan tersebut tanaman menjadi layu, daun – daun kering dan rontok akhirnya tanamanpun mengalami kematian.

Pengendalian hama terhadap penggerek batang antara lain dengan cara sebagai berikut :

  • Menjaga sanitasi kebun dengan cara memusnahkan rumput – rumputan, gulma, tanaman inang, dan daun – daun durian yang sudah rotok.
  • Memotong dan memusahkan batang dan ranting yang terkena serangan hebat.
  • Menutup bekas lubang penggerek dengan kapas yang sudah diberi insektisida sistemik.
  • Menyuntik tanaman dengan menggunakan insektisida sistemik melalui akar atau daun.

2. Penggerek Buah (Tirathaha sp., Dacus dorsalis)
Gejala tanaman yang hama penggerak batang terserang yaitu buah Durian Montong menjadi busuk, berulat dan akhirnya rontok. Semprotkan PESTONA atau PENTANA ditambah dengan AERO-810 sejak buah berumur 1 minggu, dan gunakan perangkap Natural METILAT Lem.

3. Kutu Putih ( Pseudococus sp.)
Hama kutu putih (Psendococus sp.) berbentuk bulat kehijauan dan tumbuhnya diselimuti oleh lapisan lilin agak keputihan. Kutu ini menyerang tanaman durian dengan menghisap cairan daun, hama ini juga menyerang penyakit embun jelaga. Kotoranya yang manis mengundang semut sehingga penyebaranya mengikuti semut. Akibat serangan kutu putih daun menjadi keriting dan merana. Bunga dan buah dapat mengalami kerontokan pemberantasan kutu putih harus sekaligus dengan embun jelaga dan semut yang menjadi sarana penyebaranya pemberantasan dapat dapat menggunakan insektisida dan akarisida.

4. Ulat Daun (Papilia sp., Setora sp., Lymatria sp.)
Ketiga jenis ulat daun tersebut menyerang dengan cara memakan daun, yang menyebabkan daun berlubang dan rusak. Semprotkan PESTONA atau PENTANA dan AERO-810 secara bergantian untuk pengendalian serangan hama ulat daun.

B. Penyakit Tanaman Durian Montong

1. Kanker Batang (Phytophthora palmivora)
Penyakit ini disebabkan oleh cendawan Phitophihora palmifora adalah penyakit yang cukup ganas dengan tingkat kematian hingga 50 %. Tanda – tanda yang terkena kanker adalah adanya luka yang mengeluarkan lendir berwarna merah pad kulit batang bagian bawah dekat tanah. Serangan yang hebat membuat batang menjadi busuk, kayunya terbuka dan berwarna merah kecoklatan berbintik merah dan atau ungu, bila serangan semakin mengganas tanaman dapat mati cendawan ini biasanya menyerang tanaman yang digunakan untuk batang bawah pengendalianya selain dengan menggunakan sanitasi kebun, memperlebar jarak tanam, menekan gulma, memangkas tanaman, dapat juga menyemprotkan fungisida (Benlate) pada tanaman atau dengan mengoleskan pada batang yang terluka lalu menutupnya dengan parafin.

2. Busuk Akar (Jamur Fusarium sp.)
Penyakit busuk akar dapat menyerang tanaman dewasa maupun yang masih bibit. Penyakit ini disebabkan oleh cendawan Pyhium vekans. Serangan ditandai dengan bercak nekrotik yang berawal dari ujung akar lateral. Jika akar dibedah pada bagian korteks akan terlihat warna cokelat dan pada bagian yang berkayu akan tampak warna merah muda dengan bercak cokelat. Penyakit busuk akar selain disebabkan oleh Phytmum Vexans dapat juga oleh Fisarium sp. Penyakit ini dapat menyebabkan kematian langsung pada tanaman durian. Penanggulanganya dengan menyemprotkan fungisida dengan bahan aktif : metalaxyl, fosetyl alumunium, atau etridiazole tanaman yang sudah terserang dan mati sebaiknya dibakar dan bekas lubangnya diberi kapur, pencegahan dapat dilakukan dengan pada musim hujan system drainase kebun diperbaiki agar tidak terjadi genangan air yang dapat membusukan akar.

3. Bercak Daun (Jamur Colletotrichum sp.)
Penyebab terjadinya penyakit bercak daun adalah cendawan colletotrichun durionis. Gejala serangan ditandai dengan timbulnya bercak – bercak besar kering pada daun tanaman yang akhinya menjadi lubang, serangan ini dapat menyebabkan terganggunya fotosintesis pada daun, pengendalian bercak daun dapat dilakukan dengan memotong bagian tanaman yang terserang atau dengan menyemprotkan fungisida yang berbahan aktif tembaga.

4. Jamur Umpas
Penyakit ini disebabkan oleh jamur umpas (Pink disease). Gejala yang ditimbulkan yaitu munculnya cairan berwarna kuning pada bagian batang yang terserang dan diselimuti dengan benang – benang jamur berwarna metalik seperti sarang laba – laba. Pada kelembaban yang tinggi benang – benag tersebut akan berubah warna menjadi merah muda (Pink). Serangan jamur umpas ini dapat mengakibatkan kematian cabang, penanggulanganya dengan mengoleskan fungisida berbahan aktif tembaga pada bagian yang terserang. Mengurangi kelembaban diareal penanaman, memotong bagian yang terserang, dan menyemprot tanaman dengan fungisida seperti : Ditane M-45, dll.

5. Akar Putih (JamurRigodoporus lignosus)
Penyakit akar putih menyebbakan daun kuning kemudian coklat, mengerut dan gugur. Lakukan pengendalian dengan membuang semua tanaman inang dari areal kebun, dan aplikasikan Natural GLIO sebagai pencegahan.

6. Busuk Buah
Penyakit busuk buah disebabkan oelh cendawan Phytophhthora palmivora. gejala serangan terlihat adanya bercak – bercak basah berwarna cokelat kehitaman pada kulit buah. Setelah beberapa lama buah akan busuk basah pada bagian yang terserang akan terbentuk miselium dan spogaria berwarna putih. Penanggulamgan penyakit ini selain dengan menyemprotkan fungisida juga dibarengi dengan penyemprotan insektisida untuk membunuh serangga dan siput yang menjadi vektornya. Buah yang telah diserang harus dibuang.

Demikianah informasi tentang pengendalian hama dan penyakit pada durian montong. Semoga artikel tersebut dapat memberi informasi bagaimana cara penanganan yang tepat pada tanaman durian montong agat dapat mendapatkan hasil yang maksimal. Terima kasih.

Menanam Bibit Durian Montong dapat menjadi salah satu alternatif pilihan jenis usaha jangka panjang yang cukup menjanjikan. Kami menyediakan Bibit Durian Montong Unggulan untuk kebutuhan perkebunan maupun perorangan. Kami Jual Bibit Durian Montong dalam skala kecil ataupun partai besar.


kata terkait,
Hama dan Penyakit Pada Tanaman Durian, Cara Mengatasi Hama dan Penyakit pada Tanaman Durian, Cara Mengatasi Hama Penyakit Durian, Mengatasi Masalah Penyakit Tanaman Durian, Hama Penyakit Tanaman Durian, Hama & Penyakit Durian, Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Durian, cara praktis mengatasi hama & penyakit pada durian, Cara Mengatasi Hama dan Penyakit Durian, Penyakit Pada Tanaman Durian, Hama & Penyakit Buah Durian Paling Berbahaya, obat pembasmi hama durian, penyakit durian montong, obat penyakit durian montong, pestisida untuk durian, fungisida untuk durian, obat pohon durian, penyebab daun durian keriting, kenapa daun durian rontok,

7 Cara Tanam dan Perawatan Tanaman Buah Durian Montong Agar Cepat Berbuah

7 Cara Tanam dan Perawatan Tanaman Buah Durian Montong Agar Cepat Berbuah

Budidaya Durian Montong – Buah Durian Montong? salah satu jenis durian unggulan yang dikenal dengan ukuran buahnya yang super jumbo. Durian Montong sangat terkenal di Indonesia, bahkan merajai perdagangan buah durian di Indonesia. Jenis durian ini terkenal dengan rasa manis yang khas dan daging buahnya yang tebal.

Budidaya durian Durian Montong merupakan sebuah prospek usaha agrobisnis yang bagus. Teknik budidaya Durian Montong yang baik dan benar merupakan pintu gerbang menuju keberhasilan buddiaya. Melakukan budidaya Durian Montong mulai dari pengolahan lahan, pemupukan, merawat tanaman, menyetek, tekhnik okulasi atau cangkokan yang benar dan tepat bisa menjadikan petani menghasilkan hasil panen durian yang unggul dan berbuah lebat.

Budidaya Durian montong

Bagi anda yang tertarik membudidakan tanaman buah durian montong ini, ada beberapa tips membudidayakan tanaman durian montor agar tumbuh dengan optimal dan mendapatkan hasil yang maksimal.

Syarat Tumbuh Durian Montong

Tanaman Durian Montong dapat tumbuh dengan baik pada ketinggian 50 – 600 mdpl, dengan intensitas cahaya 40-50%. Suhu lingkungan yang baik untuk tanaman Durian Montong yaitu 22 – 30 derajat Celcius, membutuhkan curah hujan ideal 1.500 – 2.500 mm per tahun. Tanah yang cocok ditanami Durian Montong adalah lahan yang luas, lempung berpasir subur dan banyak mengandung bahan organik, dengan pH tanah 6 – 7.

Berikut ini adalah beberapa tahapan dalam membudidayakan tanaman buah durian montong agar tumbuh subur dan cepat berbuah :

1.Pemilihan Bibit

Dalam budidaya durian montong kita tidak lepas dengan pembibitan dan anda harus memiliki kemampuan memilih bibit yang berkualitas. Ada 2 cara untuk mencari varietas yang bagus dan unggul, anda membuatnya atau anda membelinya. Jika anda tidak ingin repot dan ribet, mungkin pilihan ini cocok untuk anda. Membeli bibit durian montong pada toko pertanian atau anda bisa lengsung ke penjual bibit. Tentunya disana tersedia beberapa jenis varietas durian montong yang secara masal di bibitkan oleh mereka. Biasanya bibit yang anda akan beli memiliki sartivikat yang sudah teruji produksinya.

Bibit Durian Montong

2.Pengolahan Lahan

Pembukaan lahan dianjurkan pada musim kemarau. Bersihkan lahan dari alang-alang, gulma, dan tanaman lain yang mengganggu masuknya sinar matahari. Dibuat saluran-saluran pembuangan air dan terasering pada lahan miring. Jarak tanam yang digunakan yaitu 8 x 12 m atau 10 x 10 m. Budidaya Durian Montong dengan skala luas di tempat terbuka, sebaiknya ditambahkan tanaman pelindung. Contoh tanaman pelindung yang dianjurkan yaitu lamtoro, turi, gamal, sengon atau pepaya. Tanaman pelindung ditanam setelah selesai pengolahan lahan.

Lubang tanam dipersiapkan berukuran 50 cm2. Tanah bagian atas dengan tanah bagian bawah dipisahkan dan dibiarkan selama 2 minggu. Tanah bagian atas dicampur dengan pupuk kandang matang sebanyak 20 kg dan Dolomit sebanyak 10 kg, sampai rata untuk digunakan sebagai media tanam. Lalu masukkan campuran tanah tersebut ke dalam lubang tanam dan biarkan 1 minggu terlebih dahulu sebelum bibit ditanam.

3.Penanam Bibit Durian Montong

Penanaman bibit durian montong sebaiknya dilakukan saat awal musim hujan.
Lubang tanam yang telah berisi campuran media tanam digali sesuai ukuran bibit.
Ambil bibit dan buka plastik pembungkusnya dengan hati-hati agar tidak merusak akar.
Bibit ditanam sedalam leher akar tanpa mengikutkan batangnya. Lakukan penyiraman dengan air secukupnya hingga tanah cukup basah setelah selesai tanam.

4.Tahap Pengairan

Pengairan atau penyiraman dilakukan sejak awal pertumbuhan hingga tanaman berbuah dan siap panen. Ketika waktu berbunga, penyiraman dikurangi. Penyiraman paling baik dilaksankan pada pagi hari.

5.Tahap Pemangkasan

Pemangkasan dilakukan terhadap tunas-tunas air, cabang-cabang yang mati atau terserang hama penyakit, serta ranting-ranting yang tidak terkena sinar matahari. Ketika tanaman Durian Montong mencapai ketinggian 4 – 5 m, pucuk tanaman dipangkas.

6.Tahap Pemupukan

Pemupukan sejak awal pertumbuhan hingga tahun ketiga, menggunakan pupuk NPK berkadar N tinggi. Pupuk kandang diberikan sekali setahun pada awal musim kemarau atau pada akhir musim hujan. Pupuk Makro diberikan sesuai dengan umur tanaman.

Durian Montong

7.Panen Durian Montong

Durian Montong dapat dipanen sekitar 125 – 135 hari setelah bunga mekar. Durian Chanee dapat dipanen sekitar 110 – 116 hari setelah bunga mekar. Pada umumnya, buah durian mengalami tingkat kematangan sempurna pada waktu 4 bulan setelah bunga mekar. Durian dapat dipetik setelah memiliki ciri-ciri berikut : ujung duri telah berwarna coklat tua, baunya harum, garis-garis di antara duri lebih jelas, ruas-ruas tangkai buah membesar, tangkai buah lunak dan mudah dibengkokkan, terdengar bunyi kasar dan bergema jika buah dipukul. Durian dipanen dengan cara memotong tangkai buah yang dekat dengan pangkal batang menggunakan pisau dan jangan sampai buah durian terjatuh karena dapat mengurangi kualitas buah.

Demikian informasi tentang panduan budidaya Budidaya tanaman buah durian montong agar tumbuh optimal dan cepat berbuah. Semoga Bermanfaat.


kata terkait,
Budidaya durian montong, cara tanam durian montong, perawatan durian montong, jarak tanam durian montong, penanaman durian montong, pembuahan durian montong, tips bertanam durian montong, bibit durian montong, panen durian montong, jarak tanam durian montong,

5 Cara Tanam dan Perawatan Tanaman Buah Durian Duri Hitam Agar Tumbuh Optimal & Cepat Berbuah

5 Cara Tanam dan Perawatan Tanaman Buah Durian Duri Hitam Agar Tumbuh Optimal & Cepat Berbuah

Budidaya Durian Duri Hitam – Durian duri hitam merupakan salah satu varietas durian yang dikembangkan di negara Malaysia. menurut informasi, durian duri hitam ini mampu mengalahkan kenikmatan durian musangking. Durian duri hitam mempunyai Tekstur daging buahnya lembut, creamy, berwarna kuning keemasan aromanya harum, rasanya manis legit sedikit pahit karena kandungan alkoholnya yang tinggi. Tetapi rasa pahit ini akan segera meleleh di mulut digantikan rasa legit manis. Inilah yang justru membuat siapapun yang pernah mencicipi durian ini akan ketagihan.

Sebagai Jenis durian jenis baru, Namun Faktnya, tanaman buah durian duri hitam atau durian ochee ini sudah mulai banyak dibudidayakan oleh petani Indonsia. Hal ini tak terlepas dari keunggulan durian hitam ini yang memiliki sifat genjah, produktivitas tinggi dan tahan cuaca. Dengan perawatan yang maksimal, minimal dalam 3 – 4 tahun pohon durian duri hitam sudah akan mulai berbuah dan tetap produktif selama 3 – 5 tahun.

Budidaya Durian Duri Hitam

Syarat Tumbuh

Durian duri hitam tumbuh dengan baik di dataran rendah dengan ketinggian maksimal 1000 mdpl. Paling baik jika ditanam di ketinggian antara 400 sampai 600 mdpl. Menyukai tanah lempung berpasir yang subur dan memiliki kandungan bahan organik, namun tumbuh baik pula di tanah latosol, podsolik merah kuning, atau adosol. Tidak menyukai tanah liat karena proses pengeringan tanah di musim hujan sulit, sementara di musim kemarau tanah menjadi keras, susah menyerap air. Akibatnya pertumbuhan akar terganggu.

Adapun yang dibutuhkan untuk pertumbuhan tanaman durian duri hitam ini berkisar antara 20 – 30 derajat celcius, intensitas cahaya matahari 60 – 80%, curah hujan 1500 – 2500 mm per tahun dengan bulan basah 9 – 11 bulan dan bulan kering 3 – 4 bulan. pH tanah antara 6,0 – 7,0, kurang dari itu tanah di tempat menanam pohon durian duri hitam perlu diberi kapur dolomit untuk menetralkan.

Berikut ini adalah beberapa tahapan dalam membudidayakan tanaman durian duri hitam agar mampu tumbuh dengan optimal dan cepat berbuah :

1.Pemilihan Bibit Unggul

Hal pertama yang harus dilakukan dalam membudidayakan durian duri hitam ini adalah memilih bibit durian duri hitam yang berkualitas. Pilihlah bibit durian duri hitam yang sehat, segar, bibit yang berkualitas baik, serta bibit durian duri hitam yang bebas hama dan penyakit.

Setelah membeli bibit durian duri hitam, sebaiknya istirahatkan dahulu selama 1 minggu sampai 1 bulan di tempat teduh dan sirami 2 kali sehari sampai bibit benar-benar segar. Penanaman di tanah kering atau tegalan sebaiknya memilih waktu tanam pada pertengahan musim hujan. Jika menanam di musim kemarau, penyiramannya harus benar-benar diperhatikan agar jangan sampai kekurangan air.

Bibit Durian Duri Hitam

2.Pengolahan Lahan

Sebelum bibit durian duri hitam ditanam, persiapkan dahulu lahan tanam. Dalam lahan berukuran 1 ha, Anda dapat menanam sampai sekitar 150 pohon dengan jarak tanam 8 x 8 m2. Buat lubang tanam yang teratur dan rapi agar sinar matahari tidak terhalang. Terhalangnya sinar matahari berakibat terhambatnya proses fotosintesis. Ukuran lubang tanam antara 50 x 50 x 60 cm atau 80 x 80 x80 cm. Letakkan tanah galian di samping kanan dan kiri lubang, campur dengan pupuk kandang atau kompos dengan perbandingan 1 bagian pupuk kandang/kompos untuk tiap 3 bagian tanah. Biarkan campuran tanah dan pupuk terkena sinar matahari. Diamkan lubang selama 2 minggu supaya bebas dari hama dan kuman. Setelah dua minggu, masukkan tanah galian yang sudah dicampur pupuk kandang/kompos ke dalam lubang. Sirami teratur dan biarkan selama 7 – 10 hari sampai semua nutrisinya terserap. Jangan beri pupuk kimia karena dapat membunuh tanaman. Jaga kepadatan dan kelembapan tanah.

3.Tahap Penanaman Bibit

Basahi dahulu polybag sebelum dibuka. Buka dengan hati-hati, jangan sampai merusak akar atau menghilangkan media tanam yang menempel pada akar. Luruskan akar yang berbelit dan sirami.
Waktu penanaman yang paling baik adalah sore hari agar tanaman tidak layu atau pada pukul 9 pagi.
Hindarkan dari sinar matahari langsung agar bibit tidak kekeringan, beri tanaman pelindung yang tidak terlalu lebat. Sirami secara teratur.
Tambahkan mulsa dari jerami atau sabut kelapa agar tanah tetap lembap. Selain itu, pemberian mulsa juga dapat mencegah tumbuhnya gulma dan memperbaiki sifat fisik tanaman.

4.Tahap Perawatan

– Penyiraman
Penyiraman rutin sangat penting terutama pada usia bibit duri hitam berumur 0 – 1 tahun. Penyiraman rutin juga sangat penting dilakukan pada saat tanaman mulai berbunga. Akan tetapi, harus diperhatikan bahwa penyiraman tidak boleh melebihi batas hingga air justru tergenang. Air yang menggenang di sekitar tanaman durian duri hitam menyebabkan tanaman ini rentan penyakit busuk batang dan buah.

– Penyulaman
Tindakan penyulaman harus dilakukan jika ada tanaman yang kering dan rusak. Penyulaman dilakukan dengan mengganti bibit yang rusak atau mati dengan bibit baru yang seumur.

– Pemangkasan
Salah satu trik merangsang tanaman durian duri hitam agar cepat berbuah selain pemupukan adalah dengan melakukan pemangkasan pada batang, ranting, dan tunas air. Pemangkasan juga harus dilakukan pada cabang yang rusak atau terserang penyakit untuk mencegah penyebaran. Sebaiknya dilakukan menjelang musim hujan atau sebelum tanaman berproduksi. Pemangkasan yang teratur dapat menjaga tanaman tetap sehat dan pertumbuhan bunga serta buahnya maksimal.

– Perlakuan khusus
Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dari tanaman durian duri hitam Anda, ada beberapa perlakuan khusus yang harus diperhatikan. Pertama, pengikatan batang. Tindakan ini perlu dilakukan untuk menghambat pengangkutan karbohidrat hasil fotosintesis ke akar sehingga akan merangsang pertumbuhan bunga. Lakukan pada tanaman yang usianya minimal 4 tahun. Batang yang diikat adalah batang utama dan ranting yang cukup besar. Pengikatan dilakukan menjelang masa berbunga dengan cara mengerat batang dengan pisau yang tajam dan bersih, kemudian lilit yang kencang dengan kawat. Pengikatan cabang tepatnya pada 10 – 15 cm dari pangkal cabang. Lepaskan lilitan apabila tanaman mengalami stressing dengan gejala daunnya mulai menguning. Apabila tanaman telah pulih akan tumbuh tunas baru diikuti pertumbuhan bunga. Setelah bakal bunga tumbuh, ikatan harus dilepaskan.

Perlakuan khusus selanjutnya adalah pengguguran buah. Pengguguran buah dilakukan pada masa awal produksi, yaitu ketika bunga dan buah mulai tumbuh lebat di usia tanaman 4 – 5 tahun untuk bibit hasil okulasi. Batasi pengguguran buah tidak lebih dari 30% atau untuk tanaman durian duri hitam yang beru pertama kali berbuah, perlihara 5 buah saja. Cara ini akan meningkatkan daya pertumbuhan dan melebatkan buah pada musim berikutnya. Jika dibiarkan lebat di masa awal pertumbuhan, tanaman cenderung lemah dan mudah terserang penyakit sehingga umur produktivitasnya lebih pendek.

Terakhir, penjarangan buah. Tujuan perlakuan ini adalah untuk mendapatkan buah yang berkualitas. Caranya, pertahankan buah yang berada di pangkal dahan. Penjarangan atau seleksi buah dilakukan ketika buah sudah berdiameter sekitar 8 cm. Buang buah yang kurang sehat atau tumbuh berimpitan terlalu banyak, tinggalkan sekitar 50 – 60% saja dari total produksi. Tanpa penjarangan, buah yang dihasilkan berukuran kecil, mutunya kurang bagus, dan musim berikutnya buah yang muncul hanya sedikit atau bahkan tidak berbuah sama sekali.

durian ochee

5.Tahap Panen

Tanaman Durian duri hitam termasuk dalam jenis durian genjah, tanaman buah duri hitam akan mulai belajar berbuah pada usia 3 – 4 tahun sejak penanaman dari hasil bibit sambung pucuk atau okulasi.

Buah yang dihasilkan akan mencapai tingkat kematangan sempurna 4 bulan setelah bunga mekar. Ciri-ciri durian duri hitam yang matang adalah ujung durinya berwarna hitam atau coklat tua, warna garis di antara duri lebih jelas, tangkainya lunak dan mudah dibengkokkan, ruas-ruas tangkainya membesar, bau harumnya khas, serta terdengar bunyi kasar dan bergema ketika dipukul.

Demikianlah cara membudidayakan tanaman durian duri hitam agar tumbuh dengan baik, produktif, dan cepat menghasilkan bagi pemula. Semoga pedoman ini dapat berguna bagi Anda yang ingin mencoba membudidayakan varian baru durian unggulan ini. Selamat mencoba.


kata terkait,
Bibit Durian Duri Hitam, budidaya durian duri hitam, cara tanam durian duri hitam, Durian Duri Hitam, Jual bibit Durian Duri Hitam, panduan budidaya durian duri hitam, penyiraman durian duri hitam, perawatan durian duri hitam, pohon durian duri hitam, Tanaman Durian Duri Hitam,

6 Keistimewaan Tanaman Buah Durian Duri Hitam Yang Wajib Anda Ketahui

6 Keistimewaan Tanaman Buah Durian Duri Hitam Yang Wajib Anda Ketahui

Keunggulan Durian Duri Hitam – Durian duri hitam merupakan salah satu varietas durian yang dikembangkan dan diunggulkan di Malaysia selain durian musang king. Varietas durian ini mulai hadir di Malaysia bagian Utara sejak tahun 1980-an dan mulai memperoleh reputasinya pada tahun 2005. Durian duri hitam atau black thorn yang lebih dikenal juga dengan sebutan ochee ini Jenis durian duri hitam terkenal dengan cita rasanya yang amat lembut dan lezat malahan mengungguli durian Musang King. Tekstur daging buahnya lembut dan creamy, aromanya harum, dan daging buahnya memiliki warna kuning keemasan. Dalam urusan rasa? buah durian duri hitam ini mempunyai rasa manis legit agak pahit tetapi akan langsung meleleh bersama rasa legitnya.

Buah Durian Duri Hitam

Lalu apa saja sich keunggulan yang dimiliki durian duri hitam ini sehingga disukai banyak orang bahkan mengalahkan durian musang king yang sebelumnya menjadi jawara durian di Malaysia. Berikut ini penjelasannya.

Berikut ini adalah beberapa keistimewaan yang dimiliki tanaman buah durian ochee yang perlu diketahui :

1. Duri Hitam Sebagai Ciri Khas

Buah durian duri hitam ini sangat mudah dikenali, hal ini tidak terlepas dari ciri khas yang ada pada buahnya yakni ujung durinya yang berwarna hitam dan tidak terlalu tajam. Duri hitam pada durian ini adalah salah satu keistimewaan durian duri hitam yang tidak dimiliki oleh durian manapun.

2. Citarasa Manis Sedikit Pahit, Aroma Tajam

Keunggulan utama durian duri hitma ini adalah citarasanya yang membuat ketagihan. buah durian ochee mempunyai rasa manis, legit dengan sedikit rasa pahit yang sangat disukai oleh lidah orang indonesia. Selain rasa, durian duri hitam juga mempunyai aroma yang sangat khas.

Durian ochee

3. Tekstur Daging Lembut dan Creamy

Daging buah durian ochee berwarna kuning keemasan. Buah Durian duri hitam memang terkenal dengan daging buahnya yang lembut dan creamy dengan biji yang tidak begitu berukuran sedang.

4. Bersifat Genjah

Kelebihan utama yang dimiliki oleh durian duri hitam ini adalah sifatnya yang genjah, bahkan lebih genjah dari jenis durian musangking. panen buah durian duri hitam dapat dinikmati pada usia 3 – 4 tahun.

5. Produktifitas Tinggi

Durian Ochee tergolong jenis durian yang produktif. sebagai perbandingan, semakin banyak bunga yang muncul pada tanaman durian duri hitam, maka semakin banyak pula buah yang akan dihasilkan. Hal ini tidak kita temui pada jenis durian lainnya.

Duri Hitam

6. Kemampuan Adaptasi Tinggi

Tanaman durian duri hitam memiliki tingkat adaptasi yang tinggi, bibit durian duri hitam dapat tumbuh dengan baik di beragam tempat. Bahkan, tanaman durian duri hitam ini mampu bertahan terhadap cuaca kering. Sehingga sangat cocok untuk dibudidayakan di Indonesia.

Demikianlah informasi tentang keunggulan durian duri hitam yang wajib anda ketahui. Semoga bermanfaat. Terima kasih.


kata terkait,
Bibit Durian Duri Hitam, buah durian ochee, Durian Duri Hitam, durian ochee, Jual bibit Durian Duri Hitam, keistimewaan durian duri hitam, keunggulan durian duri hitam, keunggulan durian ochee, khasiat durian duri hitam, manfaat durian duri hitam,

Cara Mudah Membuat Zat Perangsang Bunga dan Buah Pada Tanaman Durian Secara Organik

Cara Mudah Membuat Zat Perangsang Bunga dan Buah Pada Tanaman Durian Secara Organik

perangsang bunga buah durian

Dalam budidaya tanaman durian, tahap pembuahan menjadi salah tahapan penting dan memiliki peran penting dalam keberhasilan budidaya. Proses pembuahan pada tanaman durian menentukan keberhasilan terjadinya bunga yang menjadi bakal calon buah. Oleh sebab itu, proses pembuahan harus dilakukan dengan baik.

Tahap pembuahan pada tanaman durian biasanya menggunakan zat perangsang tumbuh (ZPT). Zat perangsang tumbuh banyak kita jumpai di toko-toko pertanian. Namun kenapa kita tidak mencoba untuk membuatnya sendiri, terlebih bahan yang digunakan adalah bahan organik. Nah pada kesempatan kali ini kami akan menguraikan cara membuat pupuk organik cair yang digunakan untuk proses pembungaan dan pembuahan pada tanaman durian, berikut ulasannya.

Berikut ini adalah cara membuat pupuk organik cair :

Bahan-bahan :

  • Buah buahan busuk
  • Air cucian beras 5 liter
  • Gula merah 1/2 kg
  • Air kelapa 1 liter

Cara Pembuatan :
Tumbuk buah busuk tadi sampai keluar sarinya, diusahakan ditumbuk didalam ember agar sari pada buah tidak terbuang, setelah halus masukan larutan air cucian beras dan air kelapa tadi, aduk hingga rata. Selanjutnya iris lembut gula merah, aduk kembali hingga gula tadi laru. Setelah tercampur semua, tutup dengan kain kasa diamkan sampai minimal 2 minggu.

Setelah 2 minggu larutan bisa digunakan, namun sebelum digunakan larutan disaring terlebih dahulu. Larutan ini bisa dicampur lagi dengan air dengan persentase 1 : 5, Larutan ini dapat merangsang pertumbuhan bunga dan buah pada tanaman.

Demikian informasi tentang cara mudah membuat Perangsang Bunga dan Buah pada tanaman durian dari bahan Organik, selamat mencoba.


kata terkait,
pupuk perangsang bunga dan buah, zat perangsang bunga organik, zat perangsang buah organik, cara membuat perangsang bunga, cara membuat perangsang buah, zat perangsang bunga buah, tips membuat perangsang bunga buah,

Mengenal Tentang Pengertian Tanaman Durian dan Penyebaran, Pemberian Morfologi, Budidaya Serta Kegunaannya

Mengenal Tentang Pengertian Tanaman Durian dan Penyebaran, Pemberian Morfologi, Budidaya Serta Kegunaannya

Mengenal Durian Durian adalah nama tumbuhan tropis yang berasal dari wilayah Asia Tenggara, sekaligus nama buahnya yang bisa dimakan. Nama ini diambil dari ciri khas kulit buahnya yang keras dan berlekuk-lekuk tajam sehingga menyerupai duri. Sebutan populernya adalah “raja dari segala buah” (King of Fruit). Durian adalah buah yang kontroversial, meskipun banyak orang yang menyukainya, namun sebagian yang lain malah muak dengan aromanya.

Terdapat banyak nama lokal. Nama terbanyak ditemukan di Kalimantan, yang mengacu pada berbagai varietas dan spesies yang berbeda. Durian di Jawa dikenal sebagai duren (bahasa Jawa, bahasa Betawi) dan kadu (bahasa Sunda). Di Sumatera dikenal sebagai durian dan duren (bahasa Gayo). Di Sulawesi, orang Manado menyebutnya duriang, sementara orang Toraja duliang. Di Kota Ambon dan kepulauan Lease biasa disebut sebagai Doriang. Di Pulau Seram bagian timur disebut rulen.

Pengertian Tanaman Durian

Pengertian Tanaman Durian

Penyebaran

Pusat keanekaragaman durian adalah Pulau Kalimantan. Daerah-daerah sekitarnya juga memilki beberapa plasma nutfah durian, seperti Mindanao, Sumatera, dan Semenanjung Malaya meskipun tidak semelimpah Kalimantan. Meskipun demikian, pengekspor utama durian adalah Thailand, yang mampu mengembangkan kultivar dengan mutu tinggi dan sistem budidaya yang baik. Tempat lain yang membudidayakan durian dengan orientasi ekspor adalah Mindanao di Filipina, Queensland di Australia, Kamboja, Laos, Vietnam, India, dan Sri Lanka.

Pemerian Morfologi

Durian merupakan salah satu jenis pohon tahunan, hijau abadi tetapi ada saat tertentu untuk menumbuhkan daun-daun baru yang terjadi setelah masa berbuah selesai. Tumbuh tinggi dapat mencapai ketinggian 25–50 m tergantung spesiesnya, pohon durian sering memiliki banir (akar papan). Pepagan (kulit batang) berwarna coklat kemerahan, mengelupas tak beraturan. Tajuknya rindang dan renggang. Daun berbentuk jorong hingga lanset, 10-15(-17) cm × 3-4,5(-12,5) cm; terletak berseling; bertangkai; berpangkal lancip atau tumpul dan berujung lancip melandai; sisi atas berwarna hijau terang, sisi bawah tertutup sisik-sisik berwarna perak atau keemasan dengan bulu-bulu bintang. Bunga (juga buahnya) muncul langsung dari batang (cauliflorous) atau cabang-cabang yang tua di bagian pangkal (proximal), berkelompok dalam karangan berisi 3-10 kuntum berbentuk tukal atau malai rata. Kuncup bunganya membulat, sekitar 2 cm diameternya, bertangkai panjang. Kelopak bunga bentuk tabung sepanjang lk. 3 cm, daun kelopak tambahan terpecah menjadi 2-3 cuping berbentuk bundar telur. Mahkota bentuk sudip, kira-kira 2× panjang kelopak, berjumlah 5 helai, keputih-putihan. Benang sarinya banyak, terbagi ke dalam 5 berkas; kepala putiknya membentuk bongkol, dengan tangkai yang berbulu. Bunga muncul dari kuncup dorman, mekar pada sore hari dan bertahan hingga beberapa hari. Pada siang hari bunga menutup. Bunga ini menyebarkan aroma wangi yang berasal dari kelenjar nektar di bagian pangkalnya untuk menarik perhatian kelelawar sebagai penyerbuk utamanya. Kajian di Malaysia pada tahun 1970-an menunjukkan bahwa penyerbuk durian adalah kelelawar Eonycteris spelaea. Penelitian tahun 1996 lebih jauh menunjukkan bahwa hewan lain, seperti burung madu Nectariniidae dan lebah turut serta dalam penyerbukan tiga kerabat durian lainnya.

Buah durian bertipe kapsul berbentuk bulat, bulat telur hingga lonjong, dengan panjang hingga 25 cm dan diameter hingga 20 cm. Kulit buahnya tebal, permukaannya bersudut tajam (“berduri”, karena itu disebut “durian”, walaupun ini bukan duri dalam pengertian botani), berwarna hijau kekuning-kuningan, kecoklatan, hingga keabu-abuan. Buah berkembang setelah pembuahan dan memerlukan 4-6 bulan untuk pemasakan. Pada masa pemasakan terjadi persaingan antarbuah pada satu kelompok, sehingga hanya satu atau beberapa buah yang akan mencapai kemasakan, dan sisanya gugur. Buah akan jatuh sendiri apabila masak. Pada umumnya berat buah durian dapat mencapai 1,5 hingga 5 kilogram, sehingga kebun durian menjadi kawasan yang berbahaya pada masa musim durian. Apabila jatuh di atas kepala seseorang, buah durian dapat menyebabkan cedera berat atau bahkan kematian.

Setiap buah memiliki lima ruang (awam menyebutnya “kamar”), yang menunjukkan banyaknya daun buah yang dimiliki. Masing-masing ruangan terisi oleh beberapa biji, biasanya tiga butir atau lebih, lonjong hingga 4 cm panjangnya, dan berwarna merah muda kecoklatan mengkilap. Biji terbungkus oleh arilus (salut biji, yang biasa disebut sebagai “daging buah” durian) berwarna putih hingga kuning terang dengan ketebalan yang bervariasi, namun pada kultivar unggul ketebalan arilus ini dapat mencapai 3 cm. Biji dengan salut biji dalam perdagangan disebut ponggè. Pemuliaan durian diarahkan untuk menghasilkan biji yang kecil dengan salut biji yang tebal, karena salut biji inilah bagian yang dimakan. Beberapa varietas unggul menghasilkan buah dengan biji yang tidak berkembang namun dengan salut biji tebal (disebut “sukun”). Baca Juga : jenis Tanaman Durian Unggulan

Budidaya Tanaman Durian

Tanaman Durian adalah salah satu tanaman buah tropis, tanama ini dapat tumbuh di sekitar khatulistiwa hingga ketinggian 800 m dpl, serta menjauh hingga garis lintang 18° di Thailand dan Queensland. Curah hujan yang disukai sekurang-kurangnya 1500 mm, yang tersebar merata sepanjang tahun. Akan tetapi, periode kering 1-2 bulan akan merangsang perbungaan lebih baik. Musim raya buah durian biasa terjadi setelah tahun dengan musim kemarau yang berkepanjangan. Musim panen antara dapat terjadi dengan produksi buah yang biasa-biasa saja.

Tanaman durian ini memerlukan tanah yang dalam, ringan dan berdrainase baik. Derajat keasaman optimal adalah 6-6,5. Tanah masam, seperti latosol atau podsolik merah kuning memerlukan pengapuran agara tanaman tumbuh baik. Bibit Durian muda juga memerlukan lindungan alam, agar pohon atau cabang-cabangnya yang sarat buah tidak patah diterpa angin yang kuat. Muka air tanah tidak boleh kurang dari 150 cm karena air tanah yang terlalu rendah berakibat buah kurang manis. Pemupukan dilakukan dengan membuat parit kecil di sekeliling pohon lalu ditaburi pupuk kimia. Pupuk kandang diberikan pada waktu penanaman bibit. Pemupukan dengan kadar NPK yang sama diberikan segera setelah musim berbuah, sedangkan pemupukan dengan kadar P yang lebih tinggi diberikan setelah flushing selesai untuk mempersiapkan pembungaan. Baca Juga :  Panduan Budidaya Tanaman Durian

Kegunaan

Durian terutama dipelihara orang untuk buahnya, yang umumnya dimakan (arilus atau salut bijinya) dalam keadaan segar. Salut biji ini umumnya manis dan sangat bergizi karena mengandung banyak karbohidrat, lemak, protein, dan mineral. Pada musim raya durian, buah ini dapat dihasilkan dengan berlimpah, terutama di sentra-sentra produksinya di daerah. Secara tradisional, daging buah yang berlebih-lebihan ini biasa diawetkan dengan memasaknya bersama gula menjadi dodol durian (biasa disebut lempok), atau memfermentasikannya menjadi tempoyak. Selanjutnya, tempoyak yang rasanya masam ini biasa menjadi bahan masakan seperti sambal tempoyak, atau untuk campuran memasak ikan.

Durian pun kerap diolah menjadi campuran bahan kue-kue tradisional, seperti gelamai atau jenang. Terkadang, durian dicampurkan dalam hidangan nasi pulut (ketan) bersama dengan santan. Dalam dunia masa kini, durian (atau aromanya) biasa dicampurkan dalam permen, es krim, susu, dan berbagai jenis minuman penyegar lainnya.

Bijinya bisa dimakan sebagai camilan setelah direbus atau dibakar, atau dicampurkan dalam kolak durian. Biji durian yang mentah beracun dan tak dapat dimakan karena mengandung asam lemak siklopropena (cyclopropene). Biji durian mengandung sekitar 27% amilosa. Kuncup daun (pucuk), mahkota bunga, dan buah yang muda dapat dimasak sebagai sayuran.

Beberapa bagian tumbuhan kadang-kadang dimanfaatkan sebagai bahan obat tradisional. Akarnya dimanfaatkan sebagai obat demam. Daunnya, dicampur dengan jeringau (Acorus calamus), digunakan untuk menyembuhkan cantengan (infeksi pada kuku). Kulit buahnya untuk mengobati ruam pada kulit (sakit kurap) dan susah buang air besar (sembelit). Kulit buah ini pun biasa dibakar dan abunya digunakan dalam ramuan untuk melancarkan haid dan menggugurkan kandungan. Abu dan air rendaman abu ini juga digunakan sebagai campuran pewarna tradisional. Baca Juga : Manfaat dan Khasiat Buah Durian 

Beberapa masyarakat di Jawa menggunakan kulit durian yang telah dimakan sebagai pengusir (repellent) nyamuk dengan meletakkannya di sudut ruangan. Kayu gubalnya berwarna putih dan terasnya kemerah-merahan. Ringan, namun tidak begitu awet dan mudah diserang rayap. Biasa digunakan sebagai perabot rumah, peti-peti pengemas, dan bahan konstruksi ringan di bawah atap, asalkan tidak bersentuhan dengan tanah.  Baca Juga : Durian Musang King Unggul 

 

Pemesanan Bibit Durian Unggul
Silahkan Hubungi Kami :

TELP/SMS : 085.707.858.020
WhatsApp : 085.707.858.020

 


kata terkait,
Tanaman Durian, Bibit Tanaman Durian, harga Tanaman Durian, Sejarah Tanaman Durian, Manfaat Tanaman Durian, Kegunaan Tanaman Durian, Budidaya Tanaman Durian,

5 Pedoman Sederhana Cara Tanam Tanaman Durian Unggul Agar Cepat Berbuah dan Berproduksi Tinggi

5 Pedoman Sederhana Cara Tanam Tanaman Durian Musangking  Agar Cepat Berbuah dan Berproduksi Tinggi

Budidaya Tanaman Durian Musangking Buah Durian musnagking dikenal dengan tanaman musiman dan hanya berbuah di musim-musim tertentu saja. Buah durian ini sudah dikenal di penjuru dunia, dan telah menyebar di wilayah Asia Tenggara sejak sekitar 600 tahun yang lalu. Buah durian musangking merupakan buah yang memiliki rasa dan baroma yang khas dan tajam. Persebaran dan perimntaan akan Buah durian di Indonesia tergolong sangat tinngi sekali, mulai dari buah durian lokal hingga durian import, hal ini tentunya menjadi peluang yang besar untuk anda membuat usaha budidaya. Adapun beberapa jenis durian yang sedang digandrungi saat ini adalah durian ochee, duran musangking, durian bawor, durian montong, durian merah dan durian pelangi.

 

 

Panduan Budidaya Tanaman Durian

Panduan Budidaya Tanaman Durian

Dalam budidaya durian musangking ini tergolong mudah, tanaman ini membutuhkan proses waktu untuk berbuah lebat. Untuk cara agar durian anda berbuah lebat ada beberapa hal yang harus anda ketahui. Mulai dari penanaman, perawatan, sampai pada proses pemanenan. Yang kita targetkan untuk penanaman pembesaran buah agar secara maksimal, terletak pada kesehatan tanaman yang kita budidayakan. Perawatan yang rutin dan kontrol hama dan penyakit. Untuk varietas montong juga ada beberapa jenis, walau anda memiliki bibit yang bagus namun pemeliharaan yang jelek maka percumasaja, buah yang dihasilkan akan menurun.

Tanaman durian musangking akan tumbuh secara optimal pada daerah tropis pada ketinggian 50 – 1000 Dpl serta intensitas cahaya matahari 40 – 50% dengan suhu 22 – 30 o. curah hujan antara 1500 – 2500 mm pertahun, kemudian daerah itu mengalami bulan basah selama 9 – 11 bulan pertahun dan bulan kering selama 3 – 4 bulan untuk proses pembuangan. Tanah lempung berpasir subur dan memiliki kandungan bahan organik adalah tanah yang cocok bagi tanaman durian. Kemudian jenis tanah latosol, Podsolik merah kuning, adosol merupakan jenis tanah yang paling cocok bagi tanaman durian.

Tekstur tanah yang berat seperti tanah liat, kurang baik bagi tanaman durian karma proses pengeringanya sangat sulit terutama pada musim hujan, kemidian pada musim kemarau tanah liat menjadi keras sehingga tanaman durian susah menyerap air dan pertumbuhan akarnya terganggu. Kemudian topografi yang baik bagi tanaman durian adalah yang agak miring tetapi tidak melebihi 35o,untuk tanah miring perlu terasiring untuk mencegah erosi. Akar tanaman durian sanggup menembus kedalam tanah hingga tiga meter, maka lokasi yang baik adalah yang memiliki kedalaman air tanah sekitar 50 – 300 cm. Lokasi yang terlalu rendah air tanahnya dapat mengakibatkan kebusukan akar. Selain dari pada itu yang perlu diperhatikan adalah pH tanah yang terkandung, pH tanah yang baik sekitar 6,0 – 7,0 jika pH tanah kurang dari nilai itu kapur dolomit dapat digunakan untuk menetralkanya.

Berikut ini beberapa langkah mudah budidaya durian Musangking agar cepat berbuah dan memiliki produktifitas yang tinggi :

1. Tahap Pemilihan bibit

Langkah awal sebelum menanam adalah memiliki bibit durian musangking yang baik dengan Varietas unggul. Adapun ciri – ciri umum bibit durian musangking yang baik antara lain :  Bibit durian musangking dalam keadaan Sehat dan Segar, Bebas Hama dan Penyakit, Daunya banyak, Batangnya kokoh dan percabanganya 2 – 4 arah, Pada batang terlihat adanya perkembangan tunas-tunas baru, Keseimbangan antara tinggi tanaman dengan jumlah daun.

2. Penanaman Bibit

Persiapan awal dalam penanaman bibit terlebih dahulu lahan dibersihkan dari tanaman lain yang kira – kira mengganggu sinar matahari, karena tanaman durian sangat membutuhkan sinar matahari penuh untuk pertumbuhanya. Jarak tanaman yang ideal adalah dengan ukuran 10 x 10 m atau batas minimal jarak penanaman 8 x 8 m. Dengan pola jarak tanam ini maka tanaman tidak saling berebut unsur hara, penyebaran penyakit tidak mudah menyebar dan sinar matahari efektif menembus tanaman. Lubang tanam yang telah dibuat kemudian didiamkan/dikosongkan selama tiga sampai satu minggu, hal ini dilakukan dengan maksud agar gas – gas beracun dalam tanah akan hilang sehingga tanaman akan tumbuh dengan oftimal. Penanaman dilakukan setelah lubang terlebih dahulu dikosongkan dengan posisi menghadap matahari pagi serta bentuk penanaman berbentuk kerucut/donat hal ini dimaksudkan untuk menghindari genangan air pada sekitar lubang tanaman. Tahap akhir dari proses penanaman adalah penyiraman dengan air disekitar tanaman sebanyak -+10 liter air.

3. Pemeliharaan Tanaman Durian

a. Pengairan
Pada masa awal pertumbuhan tanaman durian, setiap tanaman membutuhkan air sebanyak 10 – 20 liter perhari. Cara penyiraman agar tidak terjadi genangan yang mengakibatkan kelembaban tanah serta busuk akar maka cara yang ideal adalah dilakukan 2 hari sekali atau tergantung kondisi tanah dan cuaca, penyiraman paling baik pada pagi hari cara ini dilakukan pada masa awal pertumbuhan sampai tanaman lewat masa pertumbuhan (satu bulan). Penyiraman selanjutnya dilakukan minimal satu minggu sekali. Penyiraman rutin dilakukan terutama pada saat musim kemarau.

b. Penyiangan
Secara rutin tanaman durian harus dibersihkan dari rumput yang terdapat dibawah tajuk. Cara pembersihan rumput harus menghindari tertutupnya akar mayang yang muncul dipermukaan tanah. Apabila bamnyak akar mayang yang terputus maka akan mengakibatkan pertumbuhan tanaman menjadi terhambat atau stress, maka cara yang ideal yaitu dengan cara mencabut rumput atau memangkas rumput tidak sampai mengenai tanah serat dengan menimbun tanah atau pupuk kandang dibawah tajuk tanaman. Selain dari pada itu tanaman durian harus terbebas dari tanaman lain yang menghalangi sinar matahari.

c. Pemangkasan
Pemangkasan bertujuan untuk membentuk pohon agar memiliki percabangan yang seimbang dan kuat. Pemangkasan ini dilakukan pada saat tanaman menginjak umur 1,5 tahun dimana tanaman mulaili memiliki percabangan yang banyak. Pemangkasan pertama dilakukan pada cabang pertama dan kedua yang mengarah ke tanah. Hal ini dilakukan agar batang tidak terlindungi oleh cabang yang berdaun lebat sehingga sinar matahari masuk dan terhindar dari kelembaban, pemangkasan kedua dilakukan pada saat setelah panen buah. Pada saat itu akan tumbuh tunas – tunas baru yang tak beraturan. Tunas – tunas tersebut jika dibiarkan akan mengganggu sinar matahari masuk. Untuk itu maka perlu dilakukan pengurangan tunas – tunas yang tidak produktif.

d. Pemupukan
Pemupukan tanaman durian dapat menggunakan pupuk organik. Pada masa awal pertumbuhan tanaman diberi pupuk yang mempunyai kandungan nitrogen dan fosfor yang tinggi, pemberian pupuk organik atau pupuk kadang pertamakali bersamaan dengan penanaman sebanyak satu karung (30 kg). pemberian pupuk kandang diulang setahun sekali , pemupukan diberikan pada akhir misim hujan atau awal musim kemarau ,adapun cara pupuk kandang adalah dengan cara ditaburkan dibawah tajuk dalam tanaman. Hal yang sangat penting dalam perlakuan pupuk organik yaitu adalah dengan pemberian unsur kalsium tinggi(Cals). Karena unsur ini sangat berguna dalam hal memprotek tanaman dari segala kondisi, memberikan kemudahan penyerapan unsur makro dan mikro, dan sebagai penetralisir tanah.

Kemudian pemupukan dengan pupuk anorganik pemberianya dapat dilakukan dengan cara dibenamkan kedalam disekeliling tanaman. Pembenaman dapat dilakukan dengan cara menggali tanah membentuk parit mengelilingi pohon dibawah tajuk terluar tanaman. Pemberian pupuk anorganik pertamakali dilakukan pada saat tanaman berumur dua bulaln (setelah tanam),Pemupukan ini diulang setiap 6 bulan. Pemupukan dilakukan sejak awal pertumbuhan sampai pada tahun ketiga ditujukan untuk pertumbuhan tanaman, pada masa ini pilihan pupuk NPK dengan kadar N tinggi.Setelah menginjak tahun ketiga, selain untuk pertumbuhan, pemupukan bertujuan untuk merangsang pertumbuhan bunga, sebagai patokan pemberian pupuk anorganik yaitu NPK adalah sebagai berikut :

Pemupukan pertama yaitu dua bulan setelah tanaman dengan pupuk Urea, SP, KCL,dengan perbandingan 4 bagian urea, 2 bagian SP, 1bagian KCL, (4:2:1). Dosisnya 250 gram pertanaman dan seterusnya 750 gram s/d 2kg.
Setelah memasuki masa produktif + umur 3 tahun tanaman durian dipupuk NPK pembuahan yaitu NPK 15 – 15 – 15 atau NPK 16 – 16 – 16 apabila mencampur sendiri menggunakan pupuk Urea, SP, KCL, dengan perbandingan 2 bagian Urea, 4 bagian SP, 1 bagian KCL (2:4:1) dosis 2 kg pertanaman .
Untuk memperbaiki kualitas buah yang lebih baik (mempertahankan kualitas buah) diberikan KnO3 sebelum masa pembuangan.
Pemberian pupuk anorganik NPK setelah berbuah cukup 1 kali setahun yaitu sebelum berbunga. Untuk lebih detail lihat pada lampiran mengenai program pemupukan.

e. Penyemprotan Formula
Untuk membantu pertumbuhan tanaman dan pencegahan terhadap hama serta penyakit maka harus dilakukan penyemprotan dengan dosis yang seimbang secara rutin dilakukan setiap bulanya minimal dua kali atau disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhanya, penyemprotan dilakukan pada pagi hari dan disemprot secara merata kedalam daun dan batang tanaman, berikut ini akan dijelaskan tentang pembuatan formula penyemprotan yang sesuai dengan kebutuhan tanaman.

Tahap usia pertumbuhan, (ukuran Untuk Kebutuhan Volume Air 15 Liter )

*.Tahap Usia Pertumbuhan
– Insektisida Curacron 20 cc
– Fungisida To fresh/Dithane 30 gram
– Zat Tumbuh Atonik 30 gram
– Pupuk Daun 40cc
– Perekat Agristik 10 cc

*. Tahap Usia Produktif : (ukuran untuk kebutuhan volume air 15liter)
– Insektisida Curacron 20 cc
– Fungisida To fresh/Dithane 20 gram
– Pupuk daun 40 cc
– Perekat Agristik 10 cc

*. Tahap tanaman berbuah
– Insektisida Curacron 20 cc
– Fungisida To fresh/Dithane 20 gram
– Asam Amino 40 cc
– Pupuk Daun 40 cc
– Perekat Agristik 10 cc

4. Hama dan Penyakit tanaman Durian

Penanggulangan hama dan penyakit merupakan hal yang sangat penting dalam usaha tani tanaman durian. Oleh karena serangan hama dan penyakit dapat menurunkan produksi dan kualitas buah, bahkan dapat mematikan tanaman durian. Penanggulangan hama dan penyakit dapat dilakukan seperti mencegah masuknya hama dan penyakit ke lokasi kebun dengan karantina bibit. Memusnahkan tanaman, mengsanitasi kebun dengan baik. Menanam tanaman pelindung untuk mengalihkan serangan hama dan penyakit.

a. Hama Tanaman Durian
1. Penggerek batang,Batocera Naminator, Xylentus Lenconotus, Lamzera Coffeae, Menyerang tanaman dengan membuat lubang pada batang, dahan dan ranting. Ciri-ciri serangan penggerek tersebut ditandai dengan adanya lubang yang disertai kotoran dan cairan berwana merah dari bekas kayu yang diserang penggerek, akibat serangan tersebut tanaman menjadi layu, daun – daun kering dan rontok akhirnya tanamanpun mengalami kematian.

Pengendalian terhadap penggerek batang antara lain dengan cara sebagai berikut :
– Menjaga sanitasi kebun dengan cara memusnahkan rumput – rumputan, gulma, tanaman inang, dan daun – daun durian yang sudah rotok.
– Memotong dan memusahkan batang dan ranting yang terkena serangan hebat.
– Menutup bekas lubang penggerek dengan kapas yang sudah diberi insektisida sistemik.
– Menyuntik tanaman dengan menggunakan insektisida sistemik melalui akar atau daun.

2. Kutu Loncat
Kutu loncat umumnya menyerang daun yang masih muda dengan cara menghisap cairannya. Gejala yang ditimbulkanya secara langsung adalah daun berwarna berbintik – bintik berwarna kecoklatan. Daun keriting berlubang, dan berukuran tidak normal / kerdil. Hama ini berukuran kecil, warnanya cokelat dan diselimuti benang – benang lilin berwarna putih sebagai hasil sekresinya. Pengendalian kutu loncat dapat dilakukan dengan menyemprotkan insektisida sistemik seperti : Curacron, Dursban, dll dengan konsentrasi 0,2 %.

3. Kutu Putih
Hama kutu putih (Psendococus sp.) berbentuk bulat kehijauan dan tumbuhnya diselimuti oleh lapisan lilin agak keputihan. Kutu ini menyerang tanaman durian dengan menghisap cairan daun, hama ini juga menyerang penyakit embun jelaga. Kotoranya yang manis mengundang semut sehingga penyebaranya mengikuti semut. Akibat serangan kutu putih daun menjadi keriting dan merana. Bunga dan buah dapat mengalami kerontokan pemberantasan kutu putih harus sekaligus dengan embun jelaga dan semut yang menjadi sarana penyebaranya pemberantasan dapat dapat menggunakan insektisida dan akarisida.

b. Penyakit Tanaman
-. Kanker Batang dan Mati Pucuk
Penyakit ini disebabkan oleh cendawan Phitophihora palmifora adalah penyakit yang cukup ganas dengan tingkat kematian hingga 50 %. Tanda – tanda yang terkena kanker adalah adanya luka yang mengeluarkan lendir berwarna merah pad kulit batang bagian bawah dekat tanah. Serangan yang hebat membuat batang menjadi busuk, kayunya terbuka dan berwarna merah kecoklatan berbintik merah dan atau ungu, bila serangan semakin mengganas tanaman dapat mati cendawan ini biasanya menyerang tanaman yang digunakan untuk batang bawah pengendalianya selain dengan menggunakan sanitasi kebun, memperlebar jarak tanam, menekan gulma, memangkas tanaman, dapat juga menyemprotkan fungisida (Benlate) pada tanaman atau dengan mengoleskan pada batang yang terluka lalu menutupnya dengan parafin.

-. Busuk Akar
Penyakit busuk akar dapat menyerang tanaman dewasa maupun yang masih bibit. Penyakit ini disebabkan oleh cendawan Pyhium vekans. Serangan ditandai dengan bercak nekrotik yang berawal dari ujung akar lateral. Jika akar dibedah pada bagian korteks akan terlihat warna cokelat dan pada bagian yang berkayu akan tampak warna merah muda dengan bercak cokelat. Penyakit busuk akar selain disebabkan oleh Phytmum Vexans dapat juga oleh Fisarium sp. Penyakit ini dapat menyebabkan kematian langsung pada tanaman durian. Penanggulanganya dengan menyemprotkan fungisida dengan bahan aktif : metalaxyl, fosetyl alumunium, atau etridiazole tanaman yang sudah terserang dan mati sebaiknya dibakar dan bekas lubangnya diberi kapur, pencegahan dapat dilakukan dengan pada musim hujan system drainase kebun diperbaiki agar tidak terjadi genangan air yang dapat membusukan akar.

-. Bercak Daun
Penyebab terjadinya penyakit bercak daun adalah cendawan colletotrichun durionis. Gejala serangan ditandai dengan timbulnya bercak – bercak besar kering pada daun tanaman yang akhinya menjadi lubang, serangan ini dapat menyebabkan terganggunya fotosintesis pada daun, pengendalian bercak daun dapat dilakukan dengan memotong bagian tanaman yang terserang atau dengan menyemprotkan fungisida yang berbahan aktif tembaga.

-. Jamur Umpas
Penyakit ini disebabkan oleh jamur umpas (Pink disease). Gejala yang ditimbulkan yaitu munculnya cairan berwarna kuning pada bagian batang yang terserang dan diselimuti dengan benang – benang jamur berwarna metalik seperti sarang laba – laba. Pada kelembaban yang tinggi benang – benag tersebut akan berubah warna menjadi merah muda (Pink). Serangan jamur umpas ini dapat mengakibatkan kematian cabang, penanggulanganya dengan mengoleskan fungisida berbahan aktif tembaga pada bagian yang terserang. Mengurangi kelembaban diareal penanaman, memotong bagian yang terserang, dan menyemprot tanaman dengan fungisida seperti : Ditane M-45, dll.

– Busuk Buah
Penyakit busuk buah disebabkan oelh cendawan Phytophhthora palmivora. gejala serangan terlihat adanya bercak – bercak basah berwarna cokelat kehitaman pada kulit buah. Setelah beberapa lama buah akan busuk basah pada bagian yang terserang akan terbentuk miselium dan spogaria berwarna putih. Penanggulamgan penyakit ini selain dengan menyemprotkan fungisida juga dibarengi dengan penyemprotan insektisida untuk membunuh serangga dan siput yang menjadi vektornya. Buah yang telah diserang harus dibuang.

5. Tahap Masa Panen

Pada umumnya durian lokal akan berbuah pada umur 8 – 10 tahun, kemudian durian genjah seperti monthong dan chanee akan berbuah pada umur 4 – 5 tahun sejak tanam, masa panen ini berlaku dengan catatan bibit menggunakan sambung pucuk atau okulasi, pada umumnya buah durian akan mengalami tingkat kematangan sempurna 4 bulan setelah bunga mekar. Untuk Janis monthong waktu petik yang tepat adalah 125 – 135 hari. Lalu jenis chanee 110 – 160 hari setelah bunga mekar.

Selain patokan waktu sejak bunga mekar, waktu petik juga dapat dilakukan berdasarkan tanda – tanda fisik pada buah sebagai berikut :

– Ujung duri berwarna cokelat tua
– Garis –garis diantara duri berwarna lebih jelas
– Tangkai buah lunak dan muda dibengkokan
– Ruas – ruas ditangkai buah membesar
– Buah baunya harum yang khas
– Terdengar bunyi kasar dan bergema jika buah di pukul

Pemetikan buah / panen bila hendak di konsumsi langsung bisa dilakukan setelah matang 100 % (buah akan jatuh sendiri). Bila panen bertujuan untuk komersial dengan pengangkutanjarak jauh (eksport). Pemetikan sebaiknya dilakukan pada tingkat kematangan 80 % akan diperoleh 100 hari sejak bunga mekar, durian pada tinggakat kematangan ini dapat disimpan 2 – 3 minggu. Alat yangdigunakanuntuk memetik buah durian dapat menggunakan pisau atau galah berpisau. Yang dipotong adalah tangkai buah yang dekat pangkal batang, kemudian buah jangan sampai jatuh agar tidak merusak buah durian.

Demikianlah informasi tentang langkah mudah bertanam duriang unggul agar cepat berbuah dan mempunyai produktifitas yang tinggi. Panduuan ini juga anda bisa terapkan pada jenis durian unggulan seperti durian musangking, duriang montong, duroan bawor, durian ochee. semoga informasi tersebut dapat menambah wawasan and atentang budidaya tanaman durian. terima kasih. Baca Juga : Jenis Durian Unggulan Yang cocok dibudidayakan Di Iklim Indonesia

 

Pemesanan Bibit Durian Unggul
Hubungi Kami :

TELP/SMS : 085.707.858.020
WhatsApp : 085.707.858.020


kata terkait,
Budidaya durian, Panduan Budidaya Tanaman Durian, Cara tanam duriang, Perawata tanaman durian, Budidaya Durian Musangking, cara tanam Durian Musangking, Perawatan Durian Musangking, Budidaya Tanaman Durian Montong, Cara tanam Tanaman Durian Montong, Perawatan Tanaman Durian Montong. Budidaya Tanaman durian Ochee, Perawatan Tanaman durian Ochee, Cara tanam Tanaman durian Ochee, Budidaya Tanaman Durian Bawor, cara tanam Tanaman durian Ochee, Perawatan Tanaman durian Ochee,

 

 

8 Manfaat dan Khasiat Buah Durian Untuk Kesehatan Tubuh dan Kecantikan Kulit Kita

8 Manfaat dan Khasiat Buah Durian Musangking Untuk Kesehatan Tubuh dan Kecantikan Kulit Manusia

Manfaat Buah Durian Musangking Buah durian adalah termasuk buah-buahan yang besar bahkan termasuk dari daftar buah terbesar dengan kulitnya berduri-duri tajam dan keras. Buah durian memiliki berat biasanya antra 1 kg-4kg, sementara diameternya bisa mencapai 15 hingga 30 cm. Daging buah durian biasanya bewarna kuning ke emasan, namun ada juga yang kadang berwarna putih agak pucat. Biji durian ada yang besar dan ada yang kecil tergantung dari jenis durian itu sendiri. Buah durian memang dikenal dengan aromanya yang cukup menyengat dan tidak semua orang menyukainya. Padahal, buah berbau tajam ini merupakan buah asli Indonesia dan meskipun baunya cukup menyengat, banyak pula orang yang dibuat ketagihan karena rasanya yang begitu khas. Rasa buah ini memang khas dan sangat menggiurkan lidah bagi pecintanya.

Buah Durian musangking atau yang lebih populer dikenal dengan istilah The King of Fruit atau durian ini, memiliki kandungan gizi yang cukup lengkap. Beberapa diantaranya seperti : karbohidrat, protein, lemak tak jenuh, vitamin B,C, magnesium, fosfor, kalium, thiamin, polyfenhol, omega 3 dan 6, antioksidan. Dengan segala kandungan gizi yang terkandung dalam buah durian ini tentunya banyak sekali manfaat dan khasiat untuk kesehatan tubuh manusia.

 

Manfaat Dan Khasiat Buah Durian

Manfaat Dan Khasiat Buah Durian

Lalu apa saja sich manfaat durian bagi kesehatan tubuh manusia. Berikut ini beberapa manfaat dan khasiat buah durian untuk kesehatan tubuh dan kecantikan kulit kita :

1. Membantu Pencernaan
Buah durian musangking ini bisa mengatasi sembelit yang dirasakan seseorang. Kandungan serat yang tinggi dalam daging buah durian menjadi alasan buah ini penting dimakan oleh yang menderita masalah pencernaan.

2. Mengatasi penyakit anemia.
Kandungan asam folat dan vitamin B9 dalam buah durian musangking menjadikan buah berdaging bau enak ini bagus untuk menjadi produser sel darah merah, sehingga kekurangan darah bisa di atasi.

3. Bagus untuk kesehatan kulit.
Kandungan vitamin C dalam buah durian menjadikan buah berkulit duri ini bagus dalam mencegah terjadinya penuaan dan kerutan pada kulit. Vitamin dalam durian musangking berperan sebagai anti oksidan yang bagus menjaga kerusakan sel kulit.

4. Membantu tulang dan persendian.
Kandungan potasium dan kalsium dalam durian musangking sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan tulang, termasuk kesehatan persendian seperti lutut, ruas jari dll.

5. Mengatur kestabilan darah.
Buah durian musangking bisa mengstabilkan darah, ini dkikarenakan dalam buah ini mengandung mangan. Kendati demikian, tetap tidka bagus kalau dikonsumsi dalam jumlah yang banyak.

6. Menjaga Kesehatan Tiroid
Kandungan tembaga dalam buah durian musangking bagus dalam menjaga kesehatan tiroid. Karena banyak kandungan vitamin B1, maka buah durian bermanfaat juga untuk menjaga nafsu makan

7. Mencegah Migrain
Kandungan senyawa iboflavin atau Vitamin B2 dalam durian musangking membuat buah enak ini bermanfaat untuk mencegah terjadinya migrain.

8. Meredakan Stres dan Mengatasi Depresi
buah durian musangking mengandung vitamin B6 atau piridoksin, Porfor dalam durian sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut

Demikianlah informasi tentang manfaat dan khasiat buah durian untuk kesehatan tubuh dan kecantikan kulit kita, semoga informasi tersebut dapat menambah informasi dan wawasan kita tentang manfaat berbagai jenis buah. Ayo mulai sekarang mulai hidup sehat dengan mengkonsumsi berbagai buah dan sayuran. Jika ingin berkebun durian musangking? kami menyediakan bibit durian musangking berkualitas unggul dengan harga terjangkau. terima kasih.

 

Pemesanan Bibit Durian Unggul
Hubungi Kami :

TELP/SMS : 085.707.858.020
WhatsApp : 085.707.858.020

 


kata terkait,
Buah Durian, Tananam Buah Durian, Manfaat Buah Durian, kegunaan Buah Durian, Khasiat Buah Durian, Harga Buah Buah Durian, Bibit Buah Durian, Manfaat Buah Durian Untuk kesehatan, Manfaat Buah Durian Untuk kecantikan, Khasiat Buah Durian Untuk kesehatan, Khasiat Buah Durian Untuk Kecantikan,